Rabu, 03 Desember 2008

Tentang Aku

Begitu banyak hati yg perlu ku sapa
Begitu banyak cinta yg harus ku beri
Kupenuhi

Satu kewajiban saja ,pun belum lunas
Angan ,hasrat dan cita sungguh melebihi kapasitas otak ku yg terbatas

Cinta itu butuh segera
Segera kuikat dalam janji suci

Cinta itu sudah diujung waktunya
Aku harus bergegas ,cepat ,melesat ke bulan tanpa neil Armstrong yg masih mengencangkan helm astronot nya yang aneh
Memeluk bintang yg memilki sinarnya sendiri!

Hmm…bulan?
Jangan jangan aku bulan? Mungkin aku bulan!
Aku perlu matahari untuk bersinar

Katakanlah aku bulan ,walau bukan! ,aku akan menjadi bintang !
Punya sinar sendiri ,menabrak bintang tercantik !
Mencipta ledakan benda angkasa dengan mega triliunan cahaya yang terang nya sampai menjadi perbincangan paling menarik di surga !



cipt. : NYONYO alias FRITZ alias EMPIT
3 des 08 - 01.40 AM

Sabtu, 22 November 2008

buat Niken - Belahan Jiwa

Belahan Jiwa

Jika engkau masih percaya cinta
Untuk apa dendam itu kau simpan
Ku akui segala kesalahan
Berikanlah aku kesempatan

Aku ini hanyalah manusia
Yang tak mungkin akan pernah sempurna
Namun aku akan selalu ada
Disisimu apapun yang terjadi

Karena ku ini adalah belahan jiwamu
Akupun takkan pernah bisa hidup tanpamu

Jika kita memang percaya Tuhan
Hidup ini pasti penuh harapan
Selama kita tetap saling setia
Tiada ada yang perlu ditakutkan

Selasa, 14 Oktober 2008

Saat Aku Lanjut Usia

saat aku lanjut usia
saat ragaku terasa tua
tetaplah kau selalu disini
menemani aku bernyanyi

saat rambutku mulai rontok
yakinlah ku tetap setia
memijit pundakmu
hingga kau tertidur pulas

saat perutku mulai buncit
yakinlah ku tetap ter sexy
dan tetaplah kau selalu menanti....
nayanyianku dimalam hari

Genggam tanganku saat tubuhku terasa linu
Kupeluk erat tubuhmu saat dingin menyerangmu
Kita lawan bersama dingin dan panas dunia
Saat kaki telah lemah kita saling menopang
Hngga nanti di suatu pagi salah satu dari kita mati
Sampai jumpa di kehidupan yang lain

nyo nyo nyo teot teblung

Tunjukkan Padaku - eross

Tenangkan resahku saat langkahku terasa berat
Teduhkan jiwaku saat matahari bersinar terlalu pijar
Karena dirimu satu-satunya yang kuandalkan
Saat diriku tak mampu berdiri disini...sendiri

Ceritakan sayang, hari-hari yang tlah kau lalui
Katakanlah sayang, semua hal yang kau benci dari diriku

Cobalah..cobalah tuk mengerti keadaan ini
Aku rapuh saat kau tinggalkan

Tunjukan padaku kau selalu mencintaiku
Jadilah pelindung bagi sayapku
Aku berjanji..aku berjanji selalu menemani langkahmu
Dalam setiap helai nafasmu

Bangunkan tidurku bila kau terjaga lebih dulu
Dan bergegaslah sayang, kita isi makna indahnya hidup ini

Sabtu, 06 September 2008

benci untuk mencinta - naif

Oh, betapa ku saat ini

Ku cinta untuk membenci... membencimu...

Oh, betapa ku saat ini

Ku benci untuk mencinta... Mencintaimu...

Aku tak tau apa yang terjadi

Antara aku dan kau

Yang ku tau pasti...

Ku benci untuk mencintaimu...



6 september 2008 pkl 15.55

Sebetul-betulnya Aku Mati

tutuplah pintu maaf ku ya Tuhan
bunuh cinta di hatiku
aku tak perlu itu
cuma logika dan diriku sendiri yg ku perlu

kenapa Kau biarkan aku tetap mencinta ?
untuk menanggung semua nya ?
untuk sebuah kesakitan terhebat ?
untuk tugas ini ?
aku hancur betul !

sampai mati kah?
cabut saja nyawa ku ini sekarang ya Tuhan

kenapa tidak sekarang ?
setelah tugas ini ?
akan kuselesaikan ini sebagai perwujudan sayang dan cintaku pada-MU ,kepadanya

ya ...setelah tugas ini !


6 september 2008 pkl 04.40am

Jumat, 29 Agustus 2008

Questions

In a dream it would seem
I went to those who close the open door
Turning the key, I sat and spoke to those inside of me

They answered my questions with questions
And pointed me into the night
Where the moon was a star-painted dancer
And the world was just a spectrum of light

They reached to my center of reason
And pulled on the touchstone that's there
The shock of that light had me reeling
And I fell into the depths of despair

They answered my questions with questions
And set me to stand on the brink
Where the sun and the moon were as brothers
And all that was left was to think

They answered my questions with questions
And pointed me into the night
The power that bore me had left me alone
To figure out which way was right